Bupati Markus Lantik 144 Kepala Sekolah di Bangka Barat

Bupati Bangka Barat, Markus, S.H., melantik 144 Kepala Sekolah tingkat TK, SD, dan SMP

foto oleh: Dian

Mentok, Diskominfo Bangka Barat - Bupati Bangka Barat, Markus, S.H., melantik 144 Kepala Sekolah tingkat TK, SD, dan SMP pada Kamis (2/4/2026), langkah ini menandai dimulainya penguatan sistem pendidikan berbasis kepemimpinan di daerah tersebut. Pelantikan yang digelar di Gedung Graha Aparatur Pemerintah Kabupaten Bangka Barat ini menjadi bagian dari upaya reformasi pendidikan yang menitikberatkan pada kualitas sumber daya manusia di tingkat sekolah yang ada di Kabupaten Bangka Barat.

Sebanyak 144 kepala sekolah yang dilantik, sebelumnya telah melalui proses evaluasi dan seleksi berbasis sistem yang terintegrasi, sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pendidikan yang akuntabel dan profesional.

“Tentunya kami sudah melakukan evaluasi. Sebagian juga ada yang Plt, dan menjadi definitif. Tentu ada kriterianya,” ujar Markus.

Pelantikan ini menegaskan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat yang menjadikan kepala sekolah sebagai ujung tombak peningkatan mutu pendidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Markus menekankan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah strategis dalam membentuk kualitas generasi masa depan.

“Saya berharap saudara-saudara yang menjalankan amanah sebagai kepala sekolah ini dengan penuh tanggung jawab, pergunakan waktu dan kesempatan dalam memberikan pelayanan pendidikan sebaik mungkin kepada masyarakat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bangka Barat,” tegasnya.

Penegasan ini mencerminkan pendekatan pembangunan pendidikan yang berfokus pada penguatan kepemimpinan sekolah sebagai faktor utama perubahan.

Lebih lanjut, Bupati Markus mengungkapkan bahwa kepala sekolah dituntut memiliki kompetensi yang komprehensif.

“Kepala sekolah harus mempunyai kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, evaluasi pendidikan, penelitian dan pengembangan serta sosial,” jelasnya.

Beliau juga mendorong para kepala sekolah untuk mampu beradaptasi dan menciptakan inovasi di lingkungan masing-masing.

“Segeralah beradaptasi dengan tempat tugas yang baru, pelajari lingkungan sekitar, buat langkah-langkah perubahan nyata menuju ke arah yang lebih baik, bersiap untuk keluar dari zona nyaman,” tutupnya.

(Penulis: BY)

#Layanan
SHARE :
LINK TERKAIT